CVT motor matic berdecit kerap terjadi. Bunyi itu muncul saat motor mulai berakselerasi. Cari tahu yuk, dari mana bunyi itu berasal?

Usut punya usut, ternyata CVT motor matic berdecit seperti tikus itu bersumber dari gerakan kampas kopling yang sudah tipis. Ketika sepatu kampas menipis, ada bagian di mangkok kopling yang tergerus dan bentuknya menjadi tidak rata. Bagian yang tidak rata itu membuat kampas rem selip lalu menimbulkan bunyi gesek berdecit.

Buat mengatasi perkara tersebut, pemilik motor punya dua pilihan. Pertama, memodifikasi mangkok kopling dengan cara dibubut untuk memperbaiki bagian yang renggang. Namun, cara ini tidak efektif, karena mangkok ganda akan kembali bermasalah setelah pemakaian beberapa waktu. Solusi kedua, yaitu mengganti mangkok dan kampas kopling.

Di pasaran, bisa ditemukan berbagai pilihan mangkok dan kampas kopling. Mulai dari produk imitasi alias KW, orisinal pabrik, atau aftermarket.

Biasanya, produsen aftermarket membuat kampas kopling dengan material berbeda dari orisinal, yang diklaim lebih tahan lama. Ada beberapa jenis material sepatu kampas yang jamak digunakan produk aftermarket, antara lain, kevlar, rockwoll, dan keramik.

Setiap jenis material punya keunggulan tersendiri. Kevlar dianggap lebih tahan lama karena elastis, lalu keramik yang diformulasi khusus mampu memberikan gaya gesek optimal sehingga akselerasi motor lebih baik. Sementara, bahan rockwoll punya keunggulan tahan suhu panas sehingga usia pakainya lebih Panjang.

Sobat bisa memilih jenis material kampas kopling paling sesuai kebutuhan. Kalau mau aman, pilih yang orisinal. Tapi kalau mau meningkatkan performa, bisa pilih produk aftermarket. Nah, kalau produk imitasi sih sangat tidak direkomendasikan, karena kualitasnya yang tidak jelas dan daya tahannya relatif pendek, dan akhirnya bunyi berdecit CVT motor matic terjadi lagi.

 

, , , ,