Macet saat mudik lebaran sudah lumrah terjadi setiap tahunnya. Antrian Panjang kendaraan harus dilewati para pemudik demi bisa sampai ke kampung halaman.

Kondisi macet mudik berjam-jam sangat menguras tenaga para pengendara dan penumpang. Selain itu, sepeda motor pun juga bisa kelelahan seperti pemiliknya. Karena itu, setelah menuntaskan kemacetan parah, motor mesti mendapatkan perawatan dan periksa beberapa komponen penting.

  1. Ganti Oli

Lalu lintas padat dan kondisi stop and go membuat temperatur mesin meningkat drastis. Dalam keadaan seperti itu, pelumas memegang peran penting untuk memindahkan panas dan mencegah gesekan dalam silinder mesin.

Setelah bekerja keras saat jalanan macet mudik, kualitas pelumas akan menurun. Alhasil friksi dalam mesin menjadi semakin kuat, mengakibatkan temperatur semakin panas dan berujung pada kerusakan jika dibiarkan terlalu lama.

Karena itu Sobat, jangan malas untuk ganti oli sebelum berangkat mudik dan setelah sampai ke tempat asal.

  1. Cairan radiator

Cairan radiator dapat mendinginkan dinding silinder, sehingga suhu mesin tetap stabil. Tapi, dalam kondisi macet parah dalam waktu lama, cairan radiator dapat menguap.

Setelah menempuh jalanan macet, periksa tabung radiator untuk memeriksa volume cairan. Jika sudah berkurang drastis, tambahkan dengan cairan radiator yang tepat. Cairan radiator itu sudah dicampur dengan senyawa kimia khusus untuk meningkatkan titik didihnya, berbeda dengan air biasa. Air biasa lebih cepat menguap saat digunakan sebagai cairan radiator, dan fungsi pendinginan tidak optimal.

  1. Kampas rem

Rem juga bekerja keras ketika motor melaju di jalanan macet. Semakin sering motor jalan lalu berhenti, semakin banyak gesekan kampas rem dengan piringan cakram atau tromol. Akibatnya sepatu kampas lebih cepat menipis.

Supaya aman, sebaiknya Sobat sudah mengganti kampas rem sebelum berangkat mudik. Tapi jika dibutuhkan, tidak ada salahnya mengganti lagi kampas rem menjelang perjalanan kembali ke tempat asal.

  1. Cek rantai atau CVT

Rantai pada motor manual atau CVT di motor matic ikut kelelahan setelah bermacet-macetan. Setelah lolos dari macet, periksa kekencangan rantai dan kencangkan jika sudah kendur. Untuk motor matic, periksa van belt-nya dan ganti jika sudah kelewat melar.

 

 

, , , ,