Foto: kompas.com

Surat Izin Mengemudi (SIM) pengendara di Indonesia akan mengalami perubahan. Korps Lalu Lintas Polisi Republik Indonesia (Korlantas Polri) telah menyiapkan Smart SIM terbaru.

Smart SIM memiliki chip yang menyimpan data pemiliknya, mencakup nama, alamat, dan tempat tanggal lahir. Korlantas Polri bekerjasama dengan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri untuk menghimpun data kependudukan pemilik SIM.

Di samping itu, dokumen wajib bagi pengguna kendaraan itu dirancang untuk merekam daftar pelanggaran lalu lintas yang dilakukan pemiliknya.

“(Smart SIM) menyimpan alamat, tempat tanggal lahir ada di dalam. Bisa tertera di sana apa saja pelanggaran yang dilakukan pengguna SIM atau oleh pengemudi. Tercatat secara otomatis, dan online dan real time juga dan kita bisa mengingatkan pengemudi sudah melakukan pelanggaran-pelanggaran itu pada saat kita melakukan evaluasi,” jelas Kakorlantas Polri Irjen Pol Refli Andri dilansir akun resmi ntmc_polri dikutip oleh CNN Indonesia.

Bentuk fisik Smart SIM sedikit berbeda dari SIM yang berlaku saat ini. Mengutip Kompas.com, Smart SIM menggunakan warna dominan putih. Di bagian atas SIM terdapat warna merah-putih, representasi bendera Indonesia dengan tulisan “Indonesia”, berikut lambang Polri.

Di sisi kanan tertulis jenis SIM. Identitas pemegang SIM tercantum di bagian tengah. Ada dua foto pemilik yang dimuat Smart SIM, satu foto ukuran besar di sisi kiri tengah dan foto ukuran kecil di bagian kanan bawah. Ada pula informasi tambahan; golongan darah pemilik SIM untuk memudahkan proses pertolongan saat keadaan darurat.

Di samping berfungsi sebagai dokumen izin berkendara, Smart SIM juga bisa dijadikan uang elektronik. Korlantas Polri menggandeng bank BUMN untuk menjadi penyedia layanan keuangan tersebut.

“Lebih unggul lagi Smart SIM ini bisa digunakan sebagai alat pembayaran, kartu elektronik uang kita ada di dalam sini dengan saldo maksimal Rp 2 juta dan bisa melakukan pembayaran apa saja, mulai toko online, tol, kereta api. Kita sudah bekerjasama dengan BNI.” Sebut Refli.

Smart SIM terbaru akan resmi berlaku mulai 22 September nanti. Untuk mendapatkan Smart SIM, prosesnya sama seperti SIM saat ini. Bisa lewat proses perpanjangan untuk warga negara yang sudah punya SIM dan penerbitan baru melalui serangkaian tes bagi warga yang belum memiliki SIM sebelumnya.

 

 

 

, , , ,