Guncangan saat motor melaju bakal terasa sangat menyiksa jika suspensi motor rusak. Tubuh pengendara motor bakal terpental-pental seperti kena turbulensi di pesawat. Pokoknya rasanya tersiksa, Sob.

Pasti gak betah kan naik motor yang bantingannya terlalu liar? Makanya, Sobat harus paham gejala kerusakan suspensi agar bisa diantisipasi sebelum makin parah.

1. Pantulan Berlebihan
Gejala pantulan suspensi terlalu cepat dan keras menjadi salah satu isyarat kerusakan. Pantulan keras terjadi akibat bagian dalam suspensi sudah tidak bekerja dengan baik untuk menahan guncangan, sehingga hanya pegas saja yang bekerja.

2. Kebocoran Oli
Tanda suspensi mulai lapuk yang kasap mata, yaitu ada kebocoran oli. Bermula dari seal yang mulai getas, oli rembes, sehingga komponen dalam ikut terdampak. Jika kebocoran belum parah dan komponen dalam masih bagus, kebocoran dapat diatasi dengan mengganti seal. Tapi, jika sudah parah lebih baik ganti satu set suspensi.

3. Motor tidak seimbang
Akibat salah satu suspensi motor rusak, bobot dan keseimbangan motor tidak tertumpu dengan baik. Kondisi itu bikin motor terasa labil, goyang saat berbelok, atau stang sulit dikendalikan. Hal ini bisa jadi bahaya di jalan lho, Sob.

Pokoknya, kalau Sobat sudah merasa ada yang janggal dengan bantingan suspensi, segera cek atau supaya lebih aman segera bawa ke bengkel. Kalau gak bisa diperbaiki, ya mau tidak mau kamu harus beli suspensi baru.

, , , ,