Sapuan air banjir mengakibatkan kerusakan dan kehilangan barang-barang berharga milik warga terdampak, di antaranya dokumen kepemilikan kendaraan. Buat Sobat yang STNK dan BPKB motornya rusak atau hilang kena banjir, bisa mengurus penerbitan dokumen baru di Samsat.

Prosedur penerbitan kehilangan dan kerusakan STNK dan BPKB kena banjir sama saja dengan penggantian STNK dan BPKB seperti biasanya. Persyaratan untuk STNK rusak, yakni lampira STNK yang rusak, BPKB asli, KTP asli dan fotocopy pemilik kendaraan.

Sementara itu untuk STNK hilang, persyaratannya meliputi surat keterangan kehilangan dari Polsek/Polres setempat, KTP asli dan fotocopy pemilik, BPKB asli, hasil cek fisik kendaraan dan fotocopy STNK yang hilang. Jika tidak ada fotokopi STNK yang hilang, Sobat mesti legalisir BPKB di kantor kepolisian. Sedangkan kalau BPKB belum ada karena masih kredit, diperlukan fotokopi BPKB dan surat keterangan dari leasing.

Untuk penerbitan BPKB rusak, persyaratannya sama dengan STNK rusak ditambah hasil cek fisik kendaraan.

Berbeda hal untuk BPKB hilang, diharuskan melampirkan surat keterangan hilang dari unit registrasi dan identifikasi (regident) tempat penerbitan BPKB. Mandatori berikutnya, yakni bukti penyiaran kehilangan di media massa cetak sebanyak tiga kali di media berbeda dengan rentang waktu penerbitan per satu minggu sekali.

Perihal biaya yang harus dikeluarkan, yakni sesuai PP 60 Tahun 2016 tentang Jenis dan Tarif atas Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP). Adapun rinciannya, biaya penerbitan STNK motor Rp 100 ribu dan STNK mobil Rp 200 ribu. Untuk BPKB motor, dikenakan biaya penerbitan Rp 225 ribu dan BPKB mobil Rp 375 ribu.

Oh ya, STNK yang hilang atau rusak bisa diterbitkan jika sudah dilakukan pengesahan dengan membayar pajak. Jadi, Sobat harus siapkan dana lebih jika pajak motornya belum dibayar.

Menurut CNN Indonesia, Polda Metro membuka posko khusus untuk melayani warga yang surat kendaraannya hilang atau rusak karena banjir. Posko tersebut berlokasi di Gedung Biro Direktorat Lalu Lintas Polda Metro, Jakarta.

Kalau banjir sudah surut, segera urus penerbitan dokumen kendaraan yang rusak dan hilang ya, Sob. Jangan sampai motor jadi bodong gara-gara gak ada surat-suratnya. Berabe kan kalau ditilang sampe motornya ditahan.

 

, , , ,